
Selamat atas keberhasilan Tiyuh Mulya Jaya merayakan Hari Kemerdeakaan 2016!...
VISI DAN MISI TIYUH MULYA JAYA
a. LANDASAN FILOSOFIS PEMBANGUNAN ICONWIN
Pembangunan pada dasarnya dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kondisi atau keadaan yang lebih baik dari pada kondisi atau keadaan sebelumnya. Pelaksanaan pembangunan menjadi kewajibanbagi pemerintah, baik dari Pusat maupun Daerah hingga ke tingkat Tiyuh dan harusterintegrasi antar tingkatan pemerintahan. Bahwa Tiyuh adalah tingkatanpemerintahan terendah dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka pembangunan Tiyuh harus menjadi focus dari pembangunan nasional.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Tiyuh memberikan pedoman perencanaan yangterintegrasi dan tersinergi antar ruang, waktu dan fungsi pemerintahan Tiyuh. Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya dalam rangka melakukan perencanaan pembangunan telah berusaha untuk mengikuti regulasi yang berlaku sehingga tercipta perencanaan pembangunan yang baik. Perencanaan yang baik akan memberikan arah dan pedoman bagi pelaksanaan dan evaluasi pembangunan. Pada sisi lain juga berkembang penganggaran berbasis kinerja, oleh karena itu aspek perencanaan harus menyatudengan penganggaran untuk mendapatkan keterpaduan yang berdayaguna dan berhasil guna dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan.
Visi pembangunan Tiyuh adalah suatu gambaran yang menantang tentang kondisi Tiyuh yang diinginkan pada akhir periode perencanaan pembangunan Tiyuh yang direpresentasikan dalam sejumlah sasaran hasil pembangunan yang dicapai melalui berbagai strategi, kebijakan,program, dan kegiatan pembangunan Tiyuh dengan melihat petensi dan kebutuhan Tiyuh. Penetapan visi pembangunan Tiyuh, sebagai bagian dari perencanaan strategis pembangunan Tiyuh, merupakan suatu langkah penting dalam perjalanan pembangunan suatu Tiyuh mencapai kondisi yang yang diharapkan.
Visi Pembangunan Tiyuh Mulya Jaya Tahun 2021-2027 disusun berdasarkan pada sumber utama dari visi dan misi Kepalo Tiyuh yang telah terpilih melalui proses Pemilihan Kepalo Tiyuh secara langsung yang saat ini sedang menjabat.Visi dan Misi dalam RPJMTiyuh ini ditetapkan untuk Tahun 2021-2027, yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif,melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan di Tiyuh Mulya Jaya seperti Pemerintah Tiyuh, BPT, Lembaga Kemasyarakatan (RT, LPMT, KarangTaruna, PKK dll), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Tiyuh pada umumnya. Serta pertimbangan kondisi eksternal di Tiyuh seperti satuan kerja wilayah pembangunan di kecamatan.Namun demikian dapat dimungkinkan apabila Kepalo Tiyuh terpilih dalam Pemilihan Kepalo Tiyuh yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu tahun 2021-2027 akan merubah Visi dan Misi yang disesuaikan dengan Visi dan Misi yang bersangkutan.
Visi pembangunan Tiyuh Tahun 2021-2027 ini disusun dengan memperhatikan/mengacu visi pembangunan daerah yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2017-2022 (Peraturan Daerah KabupatenTulang Bawang Barat Nomor 11 Tahun 2017), yakni “Tulang Bawang Barat Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing””.Maka berdasarkan pertimbangan diatas Visi Tiyuh Mulya Jaya Tahun 2021-2027 adalah :
“Gotong Royong menuju tiyuh Mulya Jaya yang Religius,Berbudaya dan Maju “.
Secara khusus, dijabarkan makna dari visi pembangunan Tiyuh yang sangat diperlukan untuk membangun kesamaan persepsi, sikap(komitmen), dan perilaku (partisipasi) segenap pemangku kepentingan(stakeholders) dalam setiap tahapan proses pembangunan selama enam tahun kedepan.
Gotong Royong merupakan bentuk kerja sama dari kelompok masyarakat untuk mencapai hal positif tanpa memikirkan keuntungan bagi salah satu individu atau kelompok, namun untuk kebahagiaan bersama.Gotong royong salah satu ciri khas bangsa Indonesia dan telah menjadi budaya masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Namun seiring berjalananya waktu semangat kegotong royongan masyarakat saat ini mulai mengikis.
Kegiatan Masyarakat Indonseia memang identik dengan kegiatan gotong royong ataupun kerja bakti untuk menyelesaikan masalah,oleh karena itu pengertian gotong royong perlu disosialisasikan kepada masyarakat baik anak muda ,orang dewasa maupun masyarakat.
Untuk itu Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya dalam rangka mewujudkan program pembangunanya mengupayakan menumbuhkembangkan semangat kegotong royongan masyarakat dengan cara :
Religius Adalah menciptakan suatu kondisi masyarakat yang senantiasa berpegang teguh pada keyakinan beragama. Karena di Tiyuh Mulya Jaya sebagian besar penduduknya beragama Islam maka sangat diharapkan semua tindakan yang dilakukan senantiasa berpedoman pada Al-Quran dan sunnah Rosul Sholallahu ‘alaihi Wasalam, sehingga akan terciptanya masyarakat yang mempunyai solidaritas yang tinggi dan kepedulian yang tinggi terhadap sesamanya. Islam mengajarkanuntuk hidup saling menghargai saling tolong-menolong dalam kebaikan dan mencegah pada kemungkaran setelah keadan itu tercapai makatidak akan ada suatu masalahpun yang tidak dapat diselesaikan.Beberapa indikator yang dapat dijadikan ukuran tercapainya kehidupan yang Religius adalah : Terciptanya suatu kebersamaan dalam kebaikan dan terciptanya ukhuwah islamiyah, terbentuknya kepedulian dan rasasosial yang tinggi terhadap sesama, terpenuhinya masjid dan musholla sebagai tempat peribadatan dan kegiatan keagamaan, serta TPA dan/atau TPQ senantiasa dipenuhi santri untuk belajar agama. Untuk mencapai hal tersebut maka Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya mengupayakan pembangunan yang difokuskan pada :
Berbudaya yaitu konsep berbudaya menunjukkan kondisi pikiran dan akal yang sudah maju di masyarakat, yaitu masyarakat yang memiliki akal sehat dan daya pikir yang maju.
Adapun indikator secara ilmiah adalah masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap penggunaan hak pilihnya, turut serta berpartisipasi dalam kegiatan pembanguanan di tiyuh serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.
Maju yaitu konsep maju menunjukkan kondisi kemakmuran suatu masyarakat, yaitu masyarakat yang terpenuhi kebutuhan ekonomi(materiil) maupun sosial (spirituil), dengan kata lain kebutuhan dasar masyarakat telah terpenuhi secara lahir bathin secara adil dan meratadengan menititik beratkan pada peningkatan kwalitassumberdayamanusia yang berdaya saing dan berdayaguna dan meningkatanpembangunan yang difokuskan pada pembangunan perekonomian Tiyuh yang berbasis pada potensi Tiyuh yang berdaya jual dan berdaya saing.
Adapun indikator secara ilmiah adalah tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkesinambungan sehinggameningkatkan pendapatan perkapita pada tingkat yang tinggi,menurunnya tingkat pengangguran, menurunnya jumlah pendudukmiskin, terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif, meningkatnya kualitas sumber daya manusiayang ditandai terpenuhinya hak sosial masyarakat mencakup aksespada pelayanan dasar sehingga mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meningkatkan perlindungan dankesejateraan sosial, keluarga kecil berkualitas, pemuda dan olah ragaserta meningkatkan kualitas kehidupan beragama; meningkatnyaperanan perempuan dalam pembangunan, tersedianya infrastruktur yangmemadai, meningkatnya profesionalisme aparatur pemerintah untukmewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa danbertanggungjawab yang mampu mendukung pembangunan Tiyuh.
2. MISI PEMBANGUNAN TIYUH
Misi pembangunan Tiyuh adalah sesuatu yang diemban ataudilaksanakan oleh pemerintah Tiyuh, sesuai visi pembangunan Tiyuhyang telah ditetapkan, agar tujuan pembangunan Tiyuh dapat terlaksanadan berhasil dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Dalam rangka memberikan kemudahan bagi penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan, maka misi pembangunan Tiyuh Mulya Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang BaratTahun 2021-2027 dapat dirumuskansebagai berikut:
Misi :
Misi :
Misi :
Misi :
2. Kemasyarakatan
3. Pemberdayaan
4. Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat Dan Mendesak
menyelenggarakan penanggulangan bencana berdasarkan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku,
menganalisa keadaan darurat untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang muncul.
menganalisa laporan yang disampaikan oleh masyarakat, apabila terdapat beberapa masalah yang mendesak harus secepatnya diatasi oleh Pemerintah Tiyuh.























